Seirina Watanabe
渡辺聖利菜

(Dùbiān Shènglìcài - 와타나베 세이리나)
Feminitas yang cemerlang dan mencolok
華々しくて甚だしい女性らしさ
“Ketimbang menjadi manusia, aku harap aku terlahir sebagai robot.”

Umur18-19
Tanggal lahir14 April
Lulus dariSekolah Swasta Kimisaki
Tinggi badan164 cm
PekerjaanIdol, penyanyi, aktris
AgentFIRST NATION
AliranJ-pop, kayōkyoku, pop dansa, city pop, rok pop
InstrumenVokal, gitar akustik
LabelTrailblazer Records
TanganTangan kanan
Tipe darah0
MBTIISFP
Enneagram4w3
TemperamenMelankolis-Koleris
SukaWaktu senja, nyeri setelah olahraga
Tidak sukaMembuang sampah sembarangan, buang-buang makanan, perasaannya
Makanan favoritProduk olahan susu, yoghurt
Warna favoritPeacoat
KeluargaNenek, orang tua, 2 adik laki-laki
HobiUlasan buku
SpesialisasiTamborin
Warna imej #8BA1CC
Pengisi suaraYūko Kaida

Seirina dikenal karena membawa kembali gaya musik dan pertunjukan dari akhir era Showa. Meski juga diminati oleh generasi muda, penggemarnya didominasi oleh orang-orang yang lebih tua. Karya seninya ditandai oleh tema yang bervariasi dan kejujuran dalam aspek emosi, terutama dalam lirik lagunya. Ia juga memiliki kemampuan untuk memadukan feminitas, melankoli, dan kekuatan dalam penampilannya.Dia adalah penyanyi solo di bawah naungan agensi hiburan khusus wanita, FIRST NATION.


PENAMPILANSeirina adalah seorang wanita belia dengan tinggi rata-rata dan mata abu-abu muda. Rambut zamrudnya tebal, sedikit ikal, dan agak berantakan, ditata mirip potongan rambut wanita Jepang akhir era Showa.Di atas panggung, Seirina mengenakan pakaian panggungnya, gaun bodycon biru berkilauan tanpa lengan yang dihiasi dengan rumbai merah transparan di bagian bawahnya. Sebagai luaran, ia melilitkan selendang biru tebal bermotif bunga di lengan atasnya dengan bahunya terlihat. Selendang itu bermotif bunga kanola kuning, berhiaskan tali setengah lingkaran merah. Selendang itu juga diikat dengan ikat pinggang dengan warna yang sama dengan gelang dan antingnya. Ikat pinggangnya dihiasi dengan kain tule merah-kuning yang dibuat berbentuk bunga dan syal bermotif merah dengan renda emas di ujungnya. Sebagai aksesori, ada sepasang anting-anting emas dan choker biru tua di lehernya. Ia juga mengenakan sarung tangan biru berenda tanpa jari dengan gelang emas di pergelangan tangan kirinya. Selain itu, ia mengenakan stoking hitam transparan yang dipadukan dengan sepasang sepatu hak merah.Pada hari yang lebih hangat, Seirina mengenakan kardigan merah muda gelap dengan tank top hitam di bagian dalam, kemudian dipadukan dengan celana jins di bagian bawah. Sebagai aksesoris, ia mengenakan kalung salib dan gelang biru di pergelangan tangan kirinya.Pada hari yang lebih dingin, Seirina mengenakan sweter rajutan merah anggur dengan kardigan rajutan biru di bagian luar. Di bagian bawah, ia mengenakan rok panjang kotak-kotak hitam yang dipadukan dengan sepasang sepatu bot putih..KEPRIBADIAN
Seirina awalnya digambarkan sebagai seorang wanita muda yang introvert, tenang, dan pendiam. Meskipun tidak banyak bicara, ia mampu mengutarakan pikiran dan perasaannya ketika dibutuhkan atau ketika ia merasa cukup aman untuk melakukannya. Namun, ketika menyangkut tugasnya sebagai seorang idola atau mahasiswa, ia akan keluar dari zona nyamannya untuk menjadi profesional dan menjadi percaya diri, menciptakan gap dalam pembawaannya. Misalnya, ia sering ragu untuk menyapa seseorang yang ia kenal, tetapi bisa banyak bicara ketika berinteraksi dengan penggemarnya.
Seirina juga dapat ditandai dengan sisi religiusnya. Seperti Tatsumi, ia adalah seorang Kristen. Ia tidak pernah melewatkan membaca Alkitab, sesibuk apa pun ia, dan berusaha sebaik mungkin untuk mengikuti apa yang tertulis di sana. Ia menolak melakukan pekerjaan idola apa pun pada Minggu pagi demi menghadiri gereja. Jika Tatsumi dapat merasakan kehadiran jahat, maka Seirina peka terhadap ketidaksucian dalam hal-hal duniawi. Hal ini terlihat ketika ia pernah menyatakan bahwa ia hanya mencium "dosa" ketika mendengarkan beberapa lagu Eden, sambil mengakui bahwa aransemennya bagus. Namun, ia mengakui bahwa ia masih memiliki pikiran dan perbuatan yang tidak suci hingga saat ini dan sama berdosanya dengan orang lain. Ia juga dengan jujur mengatakan bahwa ia masih berjuang untuk hidup dalam kekudusan dan, karena itu, lebih memahami mereka yang dianggap "berdosa".Sewaktu Seirina masih muda, terutama saat permulaan masa SMA, ia sering memberontak terhadap ajaran agama dan orang tuanya yang religius. Meskipun hal ini disebabkan oleh keinginannya untuk menemukan kebebasannya sendiri, sebagian alasannya adalah keinginan untuk diterima oleh teman-teman di sekolah menengahnya sebelumnya. Ia tidak terang-terangan menentangnya dengan kata-kata, tetapi ia menunjukkan pemberontakannya melalui tindakannya. Dia diam-diam mengikuti beberapa tindakan buruk yang dilakukan oleh teman-teman nakalnya di sekolah umum di semester pertama tahun pertamanya, misalnya, menggunakan bahasa kotor, mengabaikan pekerjaan rumahnya, dan memperlakukan gurunya dengan kurang ajar. Dia melakukan ini, kemungkinan besar karena dia juga tidak ingin lagi mengalami pengucilan oleh orang-orang sekitarnya. Ia juga pernah berpacaran dengan Keito setelah berpindah ke Kimisaki, meskipun hubungan beda agama tidak dianjurkan dalam agama Kristen. Selain itu, ia juga mengikuti audisi yang diselenggarakan oleh agensi FIRST NATION tanpa memberi tahu orang tuanya. Hal ini disebabkan oleh upayanya untuk membebaskan diri setelah hidup dalam keketatan selama bertahun-tahun. Namun, dimulai dari tahun keduanya di Kimisaki, kini ia telah bertobat menjadi seseorang yang lebih patuh dan taat pada keyakinannya.Bila cukup dekat, kebaikan dan kerentanan Seirina akan terlihat. Ia dikenal sebagai pendengar yang baik dan tingkat pemahamannya terhadap alasan serta latar belakang seseorang dalam melakukan sesuatu. Terkadang, ia bahkan tidak masalah apakah itu benar-benar bertentangan dengan moralnya atau tidak, selama orang tersebut menjelaskan alasannya dengan cukup baik—artinya ia bisa bersikap naif atau berpura-pura naif hampir setiap saat demi bersikap pengertian. Ini juga menjelaskan bahwa ia adalah orang yang sensitif dan mudah tersentuh hatinya. Ia adalah orang yang melankolis yang merasakan dan memikirkan berbagai hal secara mendalam. Meskipun sisi dirinya ini merupakan keuntungan untuk karya seninya sebagai idola, hal itu bisa saja mengganggunya jika ia harus berhubungan dengan orang lain. Perasaannya yang mendalam seringkali mendorongnya untuk menginginkan hubungan dan persahabatan yang "mendalam", membuatnya terikat dengan orang-orang yang telah ia pilih untuk dipercaya, bahkan berharap mendapatkan yang lebih dari mereka. Hal ini juga membuat Seirina membenci perasaannya dan terkadang, berharap ia terlahir sebagai robot, bukan manusia.Sisi rentan dan emosional ini mencapai puncaknya di tahun keduanya, tetapi Seirina mulai belajar menahannya setelah debut sebagai idola di tahun ketiga, terutama setelah lulus SMA. Salah satu alasan hal ini terjadi bukan hanya karena ia ingin menjadi profesional dan membangun citra yang kuat atau percaya diri, tetapi juga karena patah hati yang disebabkan oleh apa yang terjadi antara dirinya dan Keito1. Namun, sekeras apa pun ia berusaha menyembunyikannya, ia masih mendambakan hubungan yang mendalam secara emosional dengan orang lain hingga hari ini, dan di saat-saat tertentu, ia akan gagal menutupi emosinya yang kuat. Karena rasa takut kehilangan orang-orang yang telah dekat dengannya, ia sering mencoba menghindari hubungan, hanya untuk merasa kesepian lagi nantinya.Seirina memiliki banyak lapisan, semuanya terhubung dengan masa lalu, trauma, dan keinginannya. Inti dari kepribadiannya meliputi ketenangan dan keteguhannya, perasaannya yang mendalam dan temperamennya yang melankolis, serta keinginannya tetapi juga ketakutan untuk terhubung dengan orang lain. Hal ini membuatnya menjadi wanita yang agak kompleks..ETIMOLOGI• Nama belakangnya “渡辺 (Watanabe)” adalah salah satu nama keluarga paling umum di Jepang yang berarti “menyeberangi sungai”. Nama keluarga ini berasal dari nama keluarga anggota Onyanko Club, Watanabe Minayo (渡辺 美奈代) dan Watanabe Marina (渡辺 満里奈). Onyanko Club adalah grup idola pop Jepang yang semuanya beranggotakan perempuan pada tahun 1980an.
• Secara keseluruhan, nama aslinya berarti “bunga nanohana yang suci dan bermanfaat”. Huruf kanji “聖 (sei)” berarti “suci,” yang berhubungan dengan pengabdiannya pada kekudusan Kristiani, sementara itu “利 (ri)” memiliki arti “efektif,” “bunga,” “laba,” dan “manfaat” yang mungkin juga berhubungan dengan kecenderungannya untuk menjadi “manfaat” bagi orang lain di sekitarnya dengan meringankan beban mereka. Terakhir, huruf “菜 (na)” berarti “sayuran”, “lauk”, “sayuran hijau”, atau "nanohana" yang berasal dari kanji terakhir dari nama depan Akina Nakamori (中森明菜). Akina Nakamori dikenal sebagai idola pop Jepang yang terkenal pada tahun 1980-an.
.TRIVIA• Tanda tangan Seirina terdiri dari nama depannya yang merupakan campuran dari kanji pertamanya (聖) dan sisanya (RINA) yang ditulis dalam romaji kursif. Goresan karakter “王” dalam kanji “聖” diganti dengan gambar mahkota kecil. Penggantian ini terkait dengan kata ‘王’ untuk ‘raja’. Untuk bagian “RINA”, “RI” diletakkan di atas, dan “NA” di bawah.• Salah satu produk olahan susu favoritnya selain yoghurt, puding susu karamel, adalah sesuatu yang pernah dimakannya dalam mimpi, tetapi tidak tahu namanya saat itu.• Nyanyiannya dengan iringan gitar diyakini dapat membuat orang tertidur.• Dia adalah penggemar Hidaka Seiya dan telah mengaguminya sejak dia berusia 14 tahun, bahkan mengatakan bahwa dia adalah cinta pertama dan tipe idealnya karena cintanya kepada istrinya. Dia juga menggunakan fotonya sebagai layar kunci ponselnya.• Seiya adalah alasan dia menjadi seorang idola. Dia pernah mengatakan bahwa jika dia bertemu Seiya secara langsung, dia tidak ingin bertemu dengannya hanya sebagai penggemar biasa, tetapi sebagai sesama idola. Selain itu, pola pikir ini muncul karena keinginannya untuk menjadi seseorang yang cukup pantas bagi orang yang dicintainya.• Meskipun menggemari Seiya, Seirina belum pernah pergi ke pertunjukan langsung atau acara jabat tangan dan hanya menontonnya dari balik layar. Karena dia tinggal di rumah orang tuanya di bawah aturan ketat mereka, dia tidak pernah bisa dengan mudah pergi ke acara-acara seperti itu.• Dia juga mengagumi AKATSUKI. Menurutnya, AKATSUKI adalah unit paling jantan di ES—bahkan di Jepang.• Dia memiliki nafsu makan yang besar dan tidak pilih-pilih makanan. Namun, dia rutin berolahraga setiap minggu untuk menjaga bentuk tubuhnya, terutama saat dia tidak sibuk.• Tambahan untuk fakta sebelumnya, kopi adalah pengecualian secara ia tak menyukai rasa pahitnya.• Ia suka hewan gajah karena mata mereka yang terlihat baik dan juga kepribadian mereka.• Dia buruk dalam berolahraga dan sebenarnya, punya stamina yang buruk, tetapi jika menyangkut berolahraga agar tetap bugar, dia akan berusaha sekuat tenaga untuk memecahkan batasnya.• Dia percaya bahwa makanan akan menangis jika tidak dihabiskan. Karenanya, dia tidak suka membuang-buang makanan.• Dia suka berada di ruangan dengan pencahayaan yang sangat minim karena terasa lebih damai.

SEJARAHMASA LAMPAUSeirina lahir dan tumbuh di dalam keluarga Kristen. Kedua orang tuanya juga mengabdikan diri mereka untuk gereja dan memegang peran penting di sana. Keluarganya sangat ketat perihal kekudusan dan integritas sebagai orang Kristen. Hal ini juga kemudian memengaruhi penilaiannya terhadap kehidupan dan dirinya sendiri. Mengikuti jejak orang tuanya, ia juga mulai mendedikasikan dirinya untuk pelayanan gereja ketika remaja, baik dengan menjadi pemimpin pujian atau penari. Namun, ia tidak pernah ingin mengabdi pada gereja seperti orang tuanya dan malahan, selalu ingin menjadi penyanyi.Seirina menghabiskan masa SD dan SMP-nya di akademi swasta yang layak dan ketat karena orang tuanya menganggap sekolah seperti itu pandai membangun karakter siswa-siswinya. Meskipun orang tuanya benar, ia rupanya dirundung karena penampilannya yang "tidak konvensional", terutama rambutnya. Ia juga dikucilkan karena dianggap "aneh" sebab sering berbicara tentang imannya kepada Tuhan. Namun, setelah menghabiskan masa SD dan SMP-nya di akademi swasta, Seirina akhirnya mendaftar ke SMA negeri yang konservatif karena ia tak ingin lagi membebani orang tuanya dengan biaya sekolah yang tinggi. Kekolotan akademi tersebut termasuk masih berpegang pada seragam gakuran/tsume-eri dan sailor fuku ketika sebagian besar sekolah menengah di Jepang telah beralih dari jenis seragam tersebut. Namun, sekolah tersebut ternyata juga sebagian besar didominasi oleh siswa laki-laki dan dikenal karena sering terlibat dalam perkelahian jalanan. Meskipun Seirina tidak pernah mengalami kasus perkelahian antarsiswa atau kenakalan yang serius, kerasnya lingkungan sekolah itu secara tidak sadar membangun keakrabannya dengan budaya kenakalan kuno yang tentu saja bertentangan dengan nilai-nilai kristiani yang dianutnya.Tetapi orang tuanya menyadari bahwa kebiasaan membangkangnya malah semakin menjadi-jadi semenjak masuk ke sekolah negeri tersebut. Tak lama kemudian, ia dipindahkan ke Sekolah Swasta Kimisaki di semester kedua di tahun pertamanya dan menghabiskan sisa masa SMA-nya di sekolah khusus perempuan itu. Saat itulah dia bertemu Anzu dan beberapa teman baru dari Kimisaki. Dia juga bertemu teman-teman baru dari Yumenosaki, semuanya berawal dari pertemuannya dengan Kuro. Dia juga bertemu Keito kemudian mengembangkan persahabatan mereka menjadi hubungan romantis. Sayangnya, begitu Akademi Yumenosaki menjadi lebih sibuk di tahun ketiga Keito dan karena satu dan lain hal, mereka putus dan berpisah.Setahun setelah memulihkan diri dari kejadian tersebut, Seirina kemudian langsung mendaftarkan diri untuk mengikuti audisi di agensi FIRST NATION yang masih terbilang baru. Ia pun dengan mudahnya lulus audisi tersebut karena potensi dan keunikannya. Hanya saja, ia tak meminta izin orang tuanya terlebih dahulu dan karenanya terjadi argumen di antara mereka. Setelah argumen tersebut, orang tua Seirina pun akhirnya mengalah dan membiarkan putri mereka menjadi idola. Di satu sisi, mereka mensyaratkan bahwa Seirina harus tetap kuliah karena menjadi idola bukanlah pekerjaan yang stabil. Seirina kemudian memulai debutnya sebagai idola dengan gaya Showa di bawah agensi FIRST NATION. Ini juga dikarenakan tipe visualnya yang dianggap akan lebih populer bila ia lahir di era gelembung ekonomi Jepang (dalam kata lain, ia sebenarnya tidak cocok dengan standar kecantikan idola wanita masa kini). Singkat cerita, Seirina pun lulus dari Kimisaki dan fokus menata karirnya sebagai idola sembari berkuliah.MASA SEKARANG (ENSTARS!! ERA)Seirina semakin banyak mendapat pekerjaan sebagai seorang idola, beriringan dengan jadwalnya yang padat sebagai seorang mahasiswa. Di sinilah ia mulai bertemu kembali dengan Anzu yang pernah menjadi temannya saat di Kimisaki. Ia juga bertemu dengan Tatsumi, yang sesama umat Kristiani.

Ikhtisar
Seirina tumbuh bersama kedua orang tuanya dan dua adik laki-lakinya. Semua anggota keluarganya beragama Kristen dan terlibat dalam pelayanan gereja. Sama seperti Tatsumi, keluarganya adalah salah satu keturunan Kakure Kirishitan. Namun, berbeda dengan keluarga Tatsumi, nenek moyangnya bergabung kembali dengan gereja Katolik sebelum mereka berubah menjadi Protestan.
Nenek
• Ia disebut sebagai seorang nenek yang memberikan perhatian yang setara kepada cucu-cucunya.
• Ia sesekali mengunjungi rumah keluarga Seirina dan membawakan makanan atau camilan.
• Ketika orang tua Seirina menentang kekagumannya pada idola saat ia masih duduk di bangku SMP, neneknya justru ingin memahami sudut pandang cucunya dan mencoba mendengarkannya.
Orangtua
Orangtuanya adalah orang-orang yang mengenalkannya pada musik. Mereka juga memegang peran penting di gereja tempat Seirina beribadah.
Ibu
• Ialah yang mengajari Seirina cara bernyanyi.
• Selain menjadi pendeta, ia juga menjadi dosen di sebuah sekolah teologi. Sekolah teologi ini didirikan dan dulunya dipimpin oleh salah seorang siswa yang pernah bersekolah di sekolah misi yang telah direnovasi menjadi Akademi Reimei. Pendirinya sendiri telah meninggal beberapa tahun yang lalu.
• Seirina menyebutkan bahwa kepribadian Keito mirip dengan ibunya, khususnya dalam kebiasaan menceramahi. Namun, ibunya jauh lebih konservatif dan kaku daripadanya.
• Karena "ketidaksucian" dalam industri hiburan, awalnya dia tidak mendukung keputusan Seirina untuk menjadi seorang idola.
Ayah
• Dia pandai memainkan alat musik. Dialah yang mengajari Seirina cara bermain gitar.
• Dibandingkan dengan istrinya, dia memiliki kepribadian yang lebih santai.
• Khawatir tentang keamanan Seirina, dia juga awalnya tidak mendukung keputusan putrinya untuk menjadi seorang idola.
Adik laki-lakiAdik laki-laki kedua

HUBUNGANProtagonis
あんず
Seirina pertama kali bertemu Anzu di Kimisaki. Waktu itu, Seirina baru saja pindah dari sekolah lamanya dan sedang berada di semester kedua tahun pertamanya—dengan kata lain, satu angkatan dengan Anzu. Meskipun mereka tidak begitu dekat karena berbeda kelas, Seirina sempat mengobrol beberapa kali dengan Anzu sejak berpapasan di toilet. Anzu lah yang pertama kali menyapanya. Anzu kemudian memberitahunya bahwa dia sedikit terintimidasi oleh Seirina karena sikapnya yang acuh tak acuh dan juga karena rumor bahwa dia berasal dari sekolah yang penuh dengan berandalan. Seirina menghela napas dan meyakinkan Anzu bahwa meskipun dia sering menggunakan kata-kata kasar seperti berandal, dia tidak akan sembarangan berkelahi dengan siapa pun. Malahan, Seirina tidak pandai berkelahi dan sebenarnya sangat percaya pada Tuhan.
Tidak lama setelah itu, pemberontakan di Kimisaki yang dipimpin oleh Anzu dan teman-teman dekatnya pun dimulai. Seirina tidak memihak pada siapapun saat itu karena dia menolak untuk melibatkan diri dalam masalah sebagai murid baru, dan tahu bahwa baik pemberontak maupun sistem sekolah, tidak ada yang lebih benar. Jadi, dia hanya memutuskan untuk mengamati dari jauh, bahkan ketika Anzu dan teman-temannya dirundung karena pemberontakan mereka. Tentu saja, dia merasakan dorongan saat itu untuk membantu mereka, terlebih karena tahu bagaimana rasanya dirundung waktu kanak-kanak. Tetapi dia telah memutuskan untuk tidak ikut campur dalam urusan siapapun dan menjauh dari masalah apapun.Di tahun keduanya, Seirina menyadari bahwa dia tidak melihat Anzu di sekitar sekolah lagi. Saat itulah dia tahu bahwa Anzu telah pindah ke sekolah lain. Seirina merasa bersalah karena tidak membela gadis itu dan kemudian berjanji bahwa jika dia bertemu Anzu sekali lagi, dia akan memeluknya dan meminta maaf padanya.Di tahun kedua ES!!, Seirina akhirnya bertemu Anzu lagi di sebuah kafe di kota. Setelah berbincang beberapa saat, Seirina kemudian meminta izin Anzu untuk memeluknya, dan kemudian meminta maaf kepadanya karena tidak membantu saat mengetahui bahwa Anzu dirundung waktu di Kimisaki. Anzu mengatakan kepada Seirina bahwa dia tidak perlu meminta maaf karena dia tidak melakukan kesalahan apa pun, dan menenangkan gadis itu. Selain mengenang beberapa bagian masa lalu mereka di akademi swasta tersebut, Anzu juga menggoda Seirina karena masih menjadi penggemar Seiya setelah tak sengaja mengintip layar kunci ponselnya, membuktikan bahwa Anzu masih jahil seperti dulu. Mereka kemudian bertukar kontak, berharap dapat bekerja sama sebagai idola dan produser di masa depan.STARMAKER PRODUCTION
伏見 弓弦
(segera muncul)
天城 一彩
(segera muncul)
白鳥 藍良
Karena pengetahuan Aira yang luas dan terkini tentang dunia idola, ia mengenal Seirina sebagai "idola ala Showa di era Reiwa". Ia menggambarkan Seirina sebagai tipe kakak perempuan yang berani memberikan tanggapan dan bijaksana. Ketika Tatsumi merasa gugup untuk menghadiri program relijius bersama sang gadis, Airalah yang mengiriminya beberapa daftar putar video pendek Seirina, sehingga pria yang lebih tua dapat menangkap sekilas seperti apa sosok Seirina.
風早 巽
Baik Seirina maupun Tatsumi memiliki keyakinan yang sama sebagai penganut Kristen meskipun mereka berasal dari denominasi yang berbeda. Keduanya pertama kali bertemu di tahun kedua ES!! melalui program remaja Kristen di internet, hadir sebagai bintang tamu untuk membicarakan kisah perjalanan iman mereka. Mereka pun segera mengetahui bahwa mereka berdua adalah keturunan Kakure Kirishitan setelah lebih banyak mengobrol. Karena keyakinan yang sama, para penggemar di internet juga memuja kecocokan antara mereka berdua.
Tatsumi pernah terbuka kepada Seirina tentang kesalahan masa lalunya. Ia juga mengaku bahwa tidak bisa memaafkan dirinya sendiri karenanya, dan betapa bodohnya dia menyakiti seseorang hanya demi impiannya untuk Akademi Reimei. Seirina tidak setuju dengan sistem Tatsumi dan menganggapnya agak sesat, tetapi wanita muda itu mengatakan kepadanya bahwa bukan salahnya bila seseorang terluka dalam proses "revolusi" karena itu di luar kendalinya. Seirina juga tidak menganggap bodoh mimpi Tatsumi untuk mengubah dunia menjadi tempat yang damai dan penuh kasih. Dia bahkan berpikir bahwa meskipun Tatsumi begitu baik, tidak semua orang yang "tidak mampu" pantas mendapatkan kebaikannya dan menjadi bagian dari dunia idealnya. Sejak saat itu, entah kenapa Tatsumi merasa senang karena ada orang yang menentang pola pikirnya tapi tetap mendukung mimpinya untuk dunia yang lebih baik, ketika kebanyakan orang datang kepadanya untuk meminta solusi. Entah bagaimana, hal itu membuatnya tidak merasa kesepian lagi.Tatsumi dan Seirina kemudian mulai semakin dekat satu sama lain, terutama karena keyakinan mereka yang sama dan banyaknya pekerjaan idola di mana mereka dipertemukan. Ia mengakui bahwa ia tak pernah bisa curhat kepada siapa pun sebanyak yang ia lakukan kepada Seirina—bukan hanya karena Seirina memahami sudut pandang Tatsumi sebab latar belakang mereka yang mirip, tetapi karena sang puan juga memberikan apa yang ia butuhkan untuk masalahnya.COSMIC PRODUCTION
影片 みか
(segera muncul)
Rhythm Link
朔間 零
(segera muncul)
蓮巳 敬人
Seirina dan Keito pertama kali bertemu ketika Seirina datang bersama Kuro, mengunjungi rumah Keito untuk mengikuti bimbingan belajar. Keito awalnya bersikap tegas, tetapi Seirina dapat bertahan karena ia dibesarkan oleh ibunya, yang karakternya mirip dengan Keito. Suatu hari, sesuatu terjadi padanya yang membuatnya lebih rentan, dan akhirnya ia tidak tahan lagi dengan ketegasan Keito seperti biasanya. Ia juga mengaku bahwa ia menyadari sebenarnya tidak membutuhkan bimbingan belajar, dan ia hanya terus datang untuk sesi bimbingan belajar karena ia menyukai pertemanan mereka. Kemudian ia mengatakan kepada Keito bahwa ia akan berhenti mengunjunginya untuk bimbingan belajar dan melarikan diri dari kuil, hanya untuk Keito akhirnya mengkhawatirkannya dan mengejarnya.
Singkat cerita, mereka menghabiskan lebih banyak waktu bersama. Keito kemudian mengatakan sesuatu kepadanya, menyiratkan bahwa ia sebenarnya tertarik pada Seirina tetapi tak yakin dengan perasaannya dan selalu ragu untuk berkencan dengannya karena perbedaan mereka, terutama dari pihak Seirina. Itulah sebabnya ia hanya menjadikannya sebagai teman "dekat". Namun, Seirina meyakinkannya bahwa itu tidak apa-apa dan dia akan "membimbingnya" tentang bagaimana memperlakukannya sebagai pacar. Dia bertanya mengapa Seirina ingin dia menjadi pacarnya meskipun dia tahu bahwa keyakinan agamanya tidak mendorong hubungan romantis antar agama. Seirina mengatakan kepadanya bahwa dia melihatnya sebagai pria pertama di luar keluarganya yang menunjukkan ketertarikan padanya. Dia tidak ingin melepaskannya, mengatakan bahwa dia mungkin tidak akan lagi bertemu pria yang berprinsip seperti dia di dunia saat ini. Didorong oleh kasih sayangnya yang tumbuh untuknya, dia juga tidak ingin melepaskannya, wanita yang mendukung apa yang dia bayangkan untuk Yumenosaki saat itu, namun juga menantang segala bagian dari dirinya pada saat yang sama. Seiring ikatan mereka semakin dalam, Seirina mulai melepaskan mimpinya untuk menjadi idola, mengatakan bahwa sudah cukup melihat Keito bersinar bersama AKATSUKI, mendukungnya sebagai penggemar mereka dan pacarnya. Namun, sisi barunya ini tidak disukai Keito.Begitu mereka memasuki tahun ketiga Keito dan tahun kedua Seirina, keadaan di Yumenosaki mulai semakin sibuk, membuat Keito tidak mampu menyeimbangkan tugas dan hubungannya secara bersamaan. Selain itu, ia merasa bersalah karena telah membuat Seirina berdosa dengan berkencan dengannya dan mendukung "pekerjaan kotornya" untuk revolusi di Yumenosaki. Ia juga merasa kesal karena Seirina berhenti berusaha mencapai mimpinya sebagai idola begitu ia menjalin hubungan dengannya. Namun, ia juga tahu bahwa Seirina akan tetap bersamanya tidak peduli berapa kali ia mengatakan bahwa ia tidak layak mendapatkan cintanya, bahwa Seirina seharusnya lebih baik, dan bahwa hubungan mereka tidak layak dipertahankan karena perbedaan mereka.Keito kemudian tidak punya pilihan selain membuat Seirina membencinya dengan mengatakan hal-hal yang menyakitkan, seperti bagaimana ia sebenarnya membencinya, tidak membutuhkannya, dan bagaimana Seirina adalah gadis yang tidak menyenangkan, pemberontak, dan sebenarnya munafik. Ia juga menuduh Seirina sebenarnya berharap ia lebih baik dan diam-diam menariknya ke dalam agamanya karena ajaran Injil. Namun, apa yang dikatakannya tidak pernah benar, dan dia hanya melakukannya agar Seirina lebih mudah melepaskannya. Meskipun begitu, Seirina merasa sakit hati dan menerima kata-katanya apa adanya, bahkan menyalahkan dirinya sendiri karena mungkin dia "terlalu berlebihan" terhadap Keito dan terlalu menuntut tanpa disadarinya. Dan setelah semuanya terlambat, dia akhirnya menyadari bahwa dia telah terikat padanya. Rasa sakit akibat perpisahan mereka membuatnya menangis selama berhari-hari, terutama di malam hari, tetapi kemudian dia berhasil melepaskannya selangkah demi selangkah. Tidak lagi merasa perlu mendukungnya sebagai pacar dan hanya sebagai penggemar AKATSUKI, dia mendapatkan kembali tujuannya untuk menjadi seorang idola dan mencapainya satu bulan setelah perpisahan tersebut.鬼龍 紅郎
Pertemanan Seirina dan Kuro terbentuk pertama kalinya saat perjalanan pulang di kereta. Kuro berinteraksi terlebih dahulu dengan menawarkan tempat duduknya untuk Seirina. Hal itu terjadi karena Seirina waktu itu berdiri di tengah kereta yang padat dan terhimpit oleh sekumpulan pria dewasa. Kuro berkata bahwa ia tak nyaman dengan pemandangan itu, apalagi setelah ia membayangkan bagaimana kalau adik perempuannya ada di posisi Seirina. Mereka berdua kemudian mulai berbincang satu sama lain karena Seirina tertarik dengan motif kotak-kotak di celana seragam Kuro, mengimplikasikan bahwa ia adalah salah satu murid Yumenosaki. Setelah beberapa topik pembicaraan, mereka kemudian mengikat pertemanan karena sama-sama familiar dengan kenakalan remaja kuno, terlebih karena datang dari status ekonomi yang tak jauh beda. Kuro juga sering menjadi penengah di antara Keito dan Seirina saat pasangan itu bertengkar.
Setelah Seirina putus dengan Keito di setahun kemudian, dia berpapasan dengan Kuro lagi di kereta pulang karena mereka tinggal di distrik yang sama. Kuro kemudian memberitahu Seirina bahwa tidak mungkin Keito akan melupakannya begitu saja meskipun tidak cocok dengan Seirina. Berusaha menghiburnya, Kuro sedikit bercanda, mengatakan dia siap untuk memberitahunya tentang keadaan mantannya jika diminta. Namun, Seirina dengan tegas menolak tawaran tersebut karena ia tidak menganggapnya sebagai candaan, dan tak mau dianggap tak bisa melepaskan masa lalunya. Melihat Seirina yang kesal, Kuro pun meminta maaf dan juga menawarkan diri untuk sesekali bercerita tentang keadaan AKATSUKI melalui pesan singkat. Ia menambahkan bahwa meskipun Seirina bukan lagi pacar Keito, ia tetaplah seorang penggemar AKATSUKI, dan Kuro sebagai seorang idola, tidak ingin mengecewakannya. Ia dan Kuro memiliki hubungan yang baik hingga saat ini, meskipun mereka sudah tidak begitu sering mengobrol.神崎 颯馬
Ketika Kuro pertama kali memperkenalkan AKATSUKI kepada Seirina, Souma merupakan anggota pertama yang menarik perhatian Seirina karena penampilan dan kepribadiannya. Kemudian, pertemanan Seirina dan Souma bisa terbentuk sebagai konsekuensi dari hubungannya dengan Keito dan juga Kuro, yang juga membuatnya berinteraksi dengan anggota AKATSUKI lainnya. Setelah Souma tahu bahwa Seirina unggul dalam bahasa Inggris, sang puan terkadang membantunya dalam mata pelajaran tersebut setiap kali mereka nongkrong di rumah Keito. Souma mengakui bahwa Seirina pandai mengajar bahasa Inggris karena dia memiliki teknik yang bisa membuat pemuda itu lebih cepat memahami tatanan bahasa tersebut, terutama karena dibandingkan dengan cara kerja bahasa Jepang. Mereka juga pernah secara bercanda membentuk duo dengan nama "Duo Kuncir Kuda Bulan April (4月のぽにーてーるこんび)" karena gaya rambut mereka saat itu sama-sama kuncir kuda dan mereka lahir di bulan April.
Souma tidak pernah diberi tahu tentang putusnya Seirina dengan Keito, tetapi dia sudah bisa merasakan bahwa ada yang tidak beres, terutama karena Keito tidak bersikap seperti dirinya sendiri selama sekitar seminggu. Namun, dia tidak pernah bertanya kepada Keito atau Kuro tentang hal itu, karena dia tahu bahwa masalah hati adalah topik yang sensitif bagi sebagian orang. Namun, Souma pernah hanya bergumam di sekitar Kuro tentang ke mana Seirina pergi dan mengapa dia tidak pernah bergaul lagi dengan siapa pun di AKATSUKI. Hal itu membuat Kuro memutuskan untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi pada hubungan Seirina dengan Keito kepadanya, tetapi juga menyuruhnya berjanji untuk tidak pernah menyebut nama Seirina di depan Keito.Karakter Sampingan
氷鷹 誠矢
(segera muncul)

APPELATIONS

KarakterMereka ke SeirinaSeirina ke mereka
Seirina WatanabeWatashi (私) 
AnzuSeirina-senpai (聖利菜さん)Angie (アンジー), Anzu (あんず), Nona Produser (プロデューサーさん)
Aira ShiratoriWatanabe-san (渡辺さん)Shiratori-san (白鳥さん)
Tatsumi KazehayaSeirina-san (聖利菜さん)Kazehaya-san (風早さん), Tatsumi-san (巽さん)
Rei SakumaWatanabe-kun (渡辺くん), Showa girl (昭和の少女)Sakuma Rei-san (朔間零さん)
Keito HasumiWatanabe (渡辺), Seirina (聖利菜) (past/time-skip), Bunga kanolaku (俺の菜の花) (past/time-skip), Mantan (元カノ)Hasumi-san (蓮巳さん), Keito (敬人), Hachu (はちゅ) (dulu), Konservatif mata empat (コンサーバティブメガネ)
Kuro KiryuWatanabe (渡辺)Kiryu-san (鬼龍さん), Kiryu (鬼龍)
Souma KanzakiWatanabe-dono (渡辺殿)Kanzaki-san (神崎さん), Si Bungsu (最年少), Sobat April (同胞の4月)
Seiya Hidaka-Sei-kun (セイくん), Hidaka Seiya-san (氷鷹誠矢さん)